Bagi sebagian wanita, penampilan adalah segalanya. Pernakah Anda mendengar slogan “Tidak harus bertubuh langsing dan berkulit putih untuk menjadi cantik”? Slogan ini bermakna bahwa wanita cantik tidak selalu identik dengan langsing dan butih. Memiliki tubuh berisi dan kulit sawo matang TIDAK berarti wanita TIDAK CANTIK. Pandai merawat diri dan menjaga kebersihan merupakan sebagian cara untuk cantik. Hal ini sangat perlu diikuti dengan sikap dan pikiran yang positif.
Kita terlahir dengan anugerah yang berbeda. Tuhan memberi kita kemampuan berpikir, daya kreatifitas, budi pekerti dan masih banyak hal-hal lain untuk merefleksikan diri. Kecantikan tergandung dari bagaimana cara kita memanfaatkan anugerah yang kita miliki dengan baik.
Inner beauty merupakan kecantikan yang tidak bisa diperoleh melalui pemakaian kosmetika dan alat-alat kecantikan. Beberapa panduan untuk mengembangkan inner beauty:
Percaya diri: percaya bahwa Anda mamu dan layak untuk dihargai.
Cerdas: memperluasa wawasan dengan membaca buku dan berdiskusi dengan orang lain. Fokus pada pekerjaan dan bertanggung jawab. Bijaksana dalam menanggapi keadaan.
Bersih: merawat diri dengan baik. Mandi teratur, minimal dua kali sehari. Hindari bau badan dan bau mulut. Berusaha tetap segar sepanjang hari dan jauhi kesan jorok.
Sehat: makan dan berolahraga teratur agar tetap fit & fresh
Peduli lingkungan: luangkwan waktu untuk orang lain, jangan beranggapan bahwa kita hidup seorang diri. Mulai belajar mendengarkan dan memahami orang lain, serta memupuk kesabaran.
Senyum: tersenyum dengan tulus juga merupakan ibadah.
Bersyukur: banyak bersyukur untuk lebih mendekatkan diri dan berterima kasih kepada Tuhan atas segala karunia dan anugerah yang telah diberikan kepada kita.
Resep kecantikan wajah ini adalah berasal resep dari nenek moyang mereka. Bisa jadi mitos, tapi bisa jadi memang nyata. Ok Mari kita bahas satu persatu 5 rahasia wanita tersebut:
Jepang
Walaupun negara ini termasuk maju, tapi dulu kebanyakan wanita jepang malah lebih suka menggunakan tips kotoran burung Uguisu no Fun (Bulbul) untuk membuat kulit mereka bersih. Bahkan tak tanggung-tanggung kotoran tersebut langsung dijadikan masker.
Sekarang mereka masih menggunakan tips kotoran itu untuk kecantikan, namun dicampur dengan sabun dulu baru dioleskan ke wajah dan kulit.
Yunani
Negara yang terkenal dengan berbagai mitologinya. Termasuk rahasia mitologi tentang kecantikan wanita. Mereka menggunakan jeruk untuk menyegarkan kulit. Saripati dari jeruk juga dapat membunuh bakteri penyebab jerawat.
Jika anda mau mencobanya tips kecantikan wajah dan kulit ini : bersihkan wajah dengan air hangat lalu campur dengan essential minyak jeruk. Atau dapat juga menggunakan masker dengan ditambah jus jeruk Inggris
Sering minum teh? Ada tips kecantikan wajah yang berhubungan degan minuman ini. Di Inggris ampas dari teh dipercaya dapat menghilangkan lingkaran hitam terutama di mata. Bahkan para wanita tersebut mempunyai tips yaitu menyimpan ampas itu di lemari es, sehingga dapat digunakan sewaktu-waktu untuk menjaga kecantikan wajah mereka.
Rusia
Para wanita disana terbiasa menggunakan kopi untuk digosokkan ke kulit mereka. Efek kecantikan yang didapat adalah hilangnya bau badan serta rona kulit yang cerah dan memancar.
Tips tambahan : Mereka melakukannya saat bersauna supaya pengangkatan sel kulit mati berjalan secara optimal. Sekarang tips ini sangat populer di dunia. Jika anda wanita yang sering merawat kecantikan wajah pasti mengenal Ramuan scrub. Nah lulur dari kopi ini berasal dari negara ini.
Mesir
Ternyata Ratu Cleopatra tidak meninggalkan kisah cintanya saja, melainkan juga meninggalkan rahasia kecantikan untuk wanita. Konon katanya Cleopatra gemar menggunakan menggunakan susu dan madu untuk kecantikan wajahnya. Dia juga sering mandi dengan mandi dengan garam laut dan umpur laut mati
Ratu mesir ini percaya bahwa bahan-bahan itu dapat memberinya kulit yang bersih dan mulus. Serta Wajah yang cantik dan bersinar. Dia juga percaya bahwa tips kecantikan yang dilakukan juga merupakan rahasia dari awet muda.
Asuransi Sebagai Lembaga Keuangan Non-Bank juga dapat memberikan proteksi atau jaminan sebagaimana yang dilakukan oleh sektor perbankan dimana risiko-risiko tertentu dapat ditutup dalam Asuransi Jaminan yang meliputi Asuransi "Bonds " seperti Bid Bonds, Performance Bonds,dan lain sebagainya. Asuransi Kredit yang berkenaan dengan jaminan atas pemberian kredit; asuransi Deposito yang merupakan jaminan atas deposito masyarakat perbankan.
Dengan demikian jelas bahwa kegiatan perasuransian memberikan jasa proteksi kepada masyarakat dalam hampir semua aspek kehidupannya baik sebagai individu maupun dalam kehidupanusahanya dan melihat ruang lingkup kegiatan perasuransian diatas maka dapat disimpulkan bahwa industri merupakan industri yang sangat tinggi tingkat spesialisasinya serta membutuhkan tenaga-tenaga dengan latar pendidikan disemua disiplin ilmu.
Perkembangan industri asuransi di Indonrsia tentunya terlepas dari perkembangan ekonomi dan teknologi dalam kehidupan manusia, dimana dengan semakin terbatasnya sumber-sumber kebutuhan manusia dalam usaha untuk meningkatkan kemakmurannya maka bertambah besar usaha manusia untuk mendayagunakan sumber-sumber yang ada serta usaha untuk mengamankan baik atas diri atau keluarga mereka serta harta miliknya dari peristiwa-peristiwa yang dapat menimbulkan kerugian atau menyebabkan gangguan dalam mencapai tujuan hidup mereka.
Sasaran utama pembangunan jangka pangjang Indonesia adalah terciptanya landasan kuat bagi bangsa Indonesia untuk tumbuh dan berkmbang atas kekuatan sendiri menuju masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang -Undang Dasar 1945 dan disadari bahwa pembangunan ekonomi memerlukan dukungan investasi dalam jumlah yang besar yang pelaksanaannya harus berdasarkan pada kemampuan sendiri dan oleh karena itu diperlukan usaha yang sungguh-sungguh untuk mengerahkan dana investasi, khususnya yang bersumber dari tabungan masyarakat. Usaha persuransian sebagai salah satu lembaga keuangan non bank menjadi semakin penting perananya, kerana dari kegiatan usahanya disamping memberikan proteksi kepada masyarakat juga merupakan lembaga penghimpun dana yang bersumber dari penerimaan premi asuransi dari masyarakat dimana dana ini dapat diinvestasikan pada sektor sektor yang produktif dan aman serta diharapkan industri asuransi ini dapat semakin meningkatkan pengerahan dana masyarakat ini untuk pembiayan pembangunan.
Dalam pada itu, kegiatan pembangunan tidak luput pula dari berbagai risiko yang dapat mengganggu hasil pembangunan yang telah dicapai, sehubungan itu dibutuhkan kehadiran usaha perasuransian yang tangguh yang dapat menampung kerugian yang dapat timbul oleh adanya berbagai risiko.
Kebutuhan akan jasa usaha perasuransian juga merupakan sarana finansiil dalam tatanan kehidupan ekonomi rumah tangga, baik dalani menghadapi risiko finansiil yang timbul sebagai akibat risiko yang mendasar, yaitu risiko alamiah datangnya kematian maupun dalam menghadapi berbagai yang secara sadar atas harta benda dimilikinya. Kebutuhan akan hadirnya usaha perasuransian yang dirasa kan oleh dunia usaha mengingat disatu pihak terdapat berbagai risiko yang secara sadar dan rasional dirasakan dapat menggangu kesinambungan kegiatan usahanya,dilain pihak dunia usaha seringkali tidak dapat menghindarkan diri dari sistim yang memaksanya menggunakan jasa usaha perasuransian.
usaha perasuransian telah cukup lama hadir dalam perekonomian Indonesia dan berperan dalam perjalanan sejarah bangsa berdampingan dengan sektor usaha lainnya; dan sejauh ini kehadiran usaha perasuransian seringkali terlihat sejalan dengan perkembangan pembangunan ekomoni yang semakin meningkat serta dalam rangkat pengamanan kepentingan masyarakat atas hak milik maupun diri dan keluarganya.
Dalam era sepuluh tahun ini sedemikian pesatnya terlebih dengan telah diundangkannya Udang-udang Asuransi nomor 2 tahun 1992 beserta peraturan pelaksanaannya baik ditingkat Keputusan Presiden dan Keputusan Menteri Keuangan terutama perkembangan baik dalam jumlah perusahaan maupun perolehan premi asuransinya pada perusahaan asuransi kerugian perusahaan asuransi jiwa. perusahaan penunjang kegiatan perasuransian sedangkan dalam bidang reasuransi jumlah perusahaannya relatif tetap akan tetapi perolehan premi asuransinya meningkat dari tahun ke tahun.
Menghadapi hal-hal tersebut diatas disamping semakin merebaknya masalah globalisasi serta liberalisasi ekomoni di berbagai negara termasuk Indonesia yang mau tiak mau akan berpengaruh dalam dunia usaha termasuk industri asuransi di Indonesia maka usaha untuk pengembangan sektor perasuransian semakin dibutuhkan ager bukan saja meningkatkan kemampuan industri asuransi itu sendiri agar beroperasi dengan daya saing yang tinggi akan tetapi juga usaha untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia-nya agar dapat mengelola perusahaan deangan profesional.
Hal ini terlebih sangat dirasrkan oleh industri asuransi dimana secara langsung ataupun tidak langsung terkait dengan perkembangan ekonomi Terknologi yang memberikan wawasan lebih luas dengan jenis-jenis risiko yang ada maupun belum ada dewasa ini, kebutuhan sumber daya manusia di dalam berbagai disiplin ilmu bertambah besar sehingga industri asuransi harus memulai untuk memikirkan dan merencanakan bagaimana usaha-usaha penarikan sumber daya manusia dismping mengembangkan mutu pendidikan dan manusianya agar tidak saja memiliki gelar akademik atau gelar profesi akan tetapi juga mampu mengembangkan seluruh potensinya demi kemajuan perusahaan dimana ia bekerja. Melihat pada kondisi usaha perasuransian tersebut di atas khususnya yang berkaitan dengan sumber daya manusianya pada dasarnya dapat disimpulkan bahawa "supply" dari sumber daya manusia dengan later belakang pendidikan profesi maupun pendidikan akademik yang berientasi kepada manajernen risika belum begitu berkembang sehingga untuk mengisi kebutuhan sumber daya manusianya membutuhkan pendidikan ataupun latihan profesi tambahan baik non-gelar maupun gelar terutama apabila dikaitkan dengan pengembangan karir untuk naik ke jenjang yang lebih tinggi bahkan dimungkinkan mencapai jenjang tertinggi perusahaan dimana kesemuanya ini sangat terganting kepada kemampuan serta produktivitas kerjanya.
PENUTUP
Dalam kehidupan manusia baik dalam kehidupan sosial maupun kehidupan usahanya dalam usaha mencapai tujuannya selalu menghadapi risiko-risiko yang timubl akibat adanya ketidakpastian dimasa mendatang dan sebagian besar risiko-risiko ini terjadi dapat memnimbulkan kerugian finansiil maupunkerugian phiisik yang dapat mengganggu bahkan menggagalkan pencapaian tujuan.
Keterbatasan dalam tenaga maupun kemampuan keuangan dalam mengelola risiko ini maka dalam proses manajemen risiko pada umumnya perusahaan berusaha untuk memindahkan risiko-risiko yang memiliki firiansiil yang cukup besar pada lembaga-lembaga pengelola risiko seperti asuransi, kumpulan-kumpulan ataupun pada masyarakat. Asuransi sebagai lembagai lembaga keuangan non bank yang kegiatan utamanya menerima risiko dari masyarakat terutama risiko-risiko yang murni membutuhkan tenaga-tenaga yang memiliki pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat terutama kegiatan usahanya; dan dalam usaha untuk mengisi kebutuhan sumber daya manusia dalam industri asuransi perlu kiranya lebih meningkatkan penyebarluasan kegiatan perasuransian kepada lembaga-lembaga pendidikan akademik maupun pendidikan non-gelar.
Dalam usaha untuk menyimpulkan bagaimana peranan asuransi dalam kegiatan masyarakat dan kegiatan usaha serta merupakan lembaga penghirnpun dana yang membantu dalam pembangunan ekonomi mencakup hal-ahl sebagai berikut:
Satu
kebutuhan masyarakat dan atau dunia usaha dalam pengelolaan risiko terutama risiko usaha sudah merupakan keharusan terutama dalam kegiatan usaha yang mempergunakan ternologi tinggi dan proses pengelolan ini pada umumnya dilakukan melalui pendekatan manajemen risiko;
dua
manajemen risiko merupakan salah satu pendekatan yang digunakan olehdunia usaha dalam mengelola risiko melalui proses analisa risiko yang meliputi tahapan identifikasi dan penilaian risiko serta pengawasan risiko yang meliputi tahapan asumsi risiko, pengabaian risiko, pengurangan risiko, pembatasan risiko, pemindahan risiko dan menanggun sendiri resiko.
ketiga
keterbatasan akan tenaga-tenaga ahli dalam bidang pengelolaan risiko serta terbatasnya dana untuk menghadapi dampak finansiil akibat terjadinya kerugian karena timbuinya suatu risiko terutama dalam kegiatan-kegiatan dimana nilai obyek yang terkena risiko cukup besar serta pertimbangan ekonomis maka alternatif pemindhan risiko kepada pihan lain terutarna kepada perusahaan asuransi merupakan alternatif yang terbaik.
keempat
perusahaan asuransi sebagai lembaga pengelola risiko yang menerima risiko- risiko tertentu (risiko yang dapat diasyransikan), mengingat ruang lingkup yang cukup luas maka pada dasanya kegiatan perasuransian dibagai dalam dua kelompak utama yaitu pertanggungan (asuransi) yang berkenaan dengan diri manusia yang dikenal dengan asuransi jiwa dan yang berknaan dengan harta milik beserta kepentingan dan tanggungjawab hukumnya yang dikenal dengan nama asuransi umun atau asuransi kerugian: dimana kedua jenis asuransi ini dapat bersifat sukarela (komersiil) ataupun asuransi wajib (sosial) .
lima
asuransi jiwa yang berkenaan dengan diri manusia dalam kehidupannya sehari-hari terbagai dalam asuransi kehidupan manusia (asuransi jiwa), asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, annuitas dan asuransi pengangguran.
enam
asuransi umum atau asyransi kerugian meliputi berbagai jenis asuransi seperti asuransi pengangkutan barang, asuransi rangka kapal, asuransi penerbangan, asuransi kebakran, asuransi kendaraan bermotor, asuransi kerekayasaan, asuransi kecelakaan pribadi, asuransi penyimpanan surat berharga, asuransi pengiriman surat berharga, asuransi kaca, asuransi gangguan usaha, asuransitanggung jawab hukum dan lain sebagainya.
tujuh
Usaha perasuransian yang mencakup semua segi kehidipan manusia menjadikan perusahaan perasuransian bukan saja sebagai lembaga keuangannon bank yang menghimpun dana dari masyarakat yang bersumber dari penerimaan premi dan memberikan proteksi dalam kegiatan operasionalnya membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dalam berbagai disiplin ilmu baik sosial maupun ilmu eksakta.
delapan
mengingat perusahaan asuransi menerima risiko dari masyarakat bukan saja dalam jumlah dan jenis yang besar menyebabkan perusahaan asuransi membutuhkan dukugan kapasitas penutupan maka perusahan asuransi baik asuransi jiwa maupun asuransi kerugian membutuhkan dukungan perusahaan reasuransi sebagai penanggung ulang (reasuransi); demikian pula dalam kegiatan operasionalnya membutuhan perusahaan penujang kegiatan perasuransian seperti agen asuransi, pialang asuransi, pialang reasuransi, konsultan aktuaria, perusahaan penilai kerugian dan lain sebagainya.
sembilan
perusahaan asuransi sebagai lembaga keuangan non bank yang menghimpun dana dari masyarakat melalui penerimaan premi asuransi maka dalam usaha untuk dapat membayar kewajiban-kewajibannya serta memperoleh keuntungan maka disamping dari penerimaan premi yang wajar juga dari kegiatan investasi atas dana yang bersumber dari premi asuransi itu dalam berbagai bidang yang diatur dalam ketentuan-ketentuan baik perundang-undangan. Keputuan Presiden, Keputusan Menteri Keuangan dan Keputusan atau edaran lainnya, dengan hasil investasi ini diharapkan akan lebih meningkatkan keuntungan persahaan ataupun untukmenutup kewajiban-kewajiban yang tidak cukup didanai dari penerimaan operasionalnya.
kesepuluh
mengingat kegiatan perasuransian menyangkut kehidpan orang banyak serta usaha agar hak-hak masyakat terjamin maka Pemerintah perlu untuk malakukan pengawasan dan pembinaan baik teknir maupun keuangan pada industri asuransi melalui Direktorat Asuransi, Direktorat Lembaga Keuangan, Departeman Keuangan.
kesebelas
dalam rangka untuk lebih mengkokong kegiatan industri maka telah dikeluarkan Undang-Undang Asuransi, Keputusan Presiden, Menteri Keuangan serta Edaran-edaran yang mengatur industri dibibang operasioal, teknis perasuransian dan keuangannya.
duabelas
kediatan perasuransian bukan saja berkembang sejalan dengan perkembangan ekonomi maupun kehidupan masyarakat serta perkembangan ternologi, akan tetapi juga berkembang sejalan dengan perubahan alamiah lingkugan sehingga jenis-jenis risiko yang dihadapi makin luas dan makin banyak ragamnya sehingga membutuhkan tenaga-tenaga disemua bidang ilmu danhal ini membuka peluang lapangan kerja yang lebih luas dan lebih beragam bagi masyarakat dan memberikan tantangan yang lebih besar dalam pengembangan karir. Memahami kondisi serta hal-hal tersebut diatas maka pernan asuransi dalam kehidupan masyarakat sudah demikian pentingnya terutama di dalam dunia usaha yang meliputi hampir semna aspek kehidupan dan kegiatan manusia dalam usaha untuk memberikan proteksi serta penghimpun dan yang dibutuhkan dalam pembangunan ekonomi dan terlebih dari itu membuka peluang kesempatan kerja yang luas sekali kerana mambutuhkan sumber daya manusia dengan beragam disiplin ilmu terutama disiplin ilmu asuransi.
Secara teori, berdasarkan UUD 1945, Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensiil. Namun dalam prakteknya banyak bagian-bagian dari sistem pemerintahan parlementer yang masuk ke dalam sistem pemerintahan di Indonesia. Sehingga secara singkat bisa dikatakan bahwa sistem pemerintahan yang berjalan Indonesia adalah sistem pemerintahan yang merupakan gabungan atau perpaduan antara sistem pemerintahan presidensiil dengan sistem pemerintahan parlementer.
Apalagi bila dirunut dari sejarahnya, Indonesia mengalami beberapa kali perubahan sistem pemerintahan. Indonesia pernah menganut sistem kabinet parlementer pada tahun 1945 - 1949. kemudian pada rentang waktu tahun 1949 - 1950, Indonesia menganut sistem pemerintahan parlementer yang semu. Pada tahun 1950 - 1959, Indonesia masih menganut sistem pemerintahan parlementer dengan demokrasi liberal yang masih bersifat semu. Sedangkan pada tahun 1959 - 1966, Indonesia menganut sistem pemerintahan secara demokrasi terpimpin.
Perubahan dalam sistem pemerintahan tidak hanya berhenti sampai disitu saja. Karena terjadi perbedaan pelaksanaan sistem pemerintahan menurut UUD 1945 sebelum UUD 1945 diamandemen dan setelah terjadi amandemen UUD 1945 pada tahun 1999 - 2002. Berikut ini adalah perbedaan sistem pemerintahan sebelum terjadi amandemen dan setelah terjadi amandemen pada UUD 1945 :
# Sebelum terjadi amandemen :
MPR menerima kekuasaan tertinggi dari rakyat
Presiden sebagai kepala penyelenggara pemerintahan
DPR berperan sebagai pembuat Undang - Undang
BPK berperan sebagai badan pengaudit keuangan
DPA berfungsi sebagai pemberi saran/pertimbangan kepada presiden / pemerintahan
MA berperan sebagai lembaga pengadilan dan penguki aturan yang diterbitkan pemerintah.
# Setelah terjadi amandemen :
Kekuasaan legislatif lebih dominan
Presiden tidak dapat membubarkan DPR
Rakyat memilih secara langsung presiden dan wakil presiden
MPR tidak berperan sebagai lembaga tertinggi lagi
Anggota MPR terdiri dari seluruh anggota DPR ditambah anggota DPD yang dipilih secar langsung oleh rakyat
Dalam sistem pemerintahaan presidensiil yang dianut di Indonesia, pengaruh rakyat terhadap kebijaksanaan politik kurang menjadi perhatian. Selain itu, pengawasan rakyat terhadap pemerintahan juga kura begitu berpengaruh karena pada dasarnya terjadi kecenderungan terlalu kuatnya otoritas dan konsentrasi kekuasaan yang ada di tangan presiden. Selain itu, terlalu sering terjadi pergantian pejabat di kabinet karena presiden mempunyai hak prerogatif untuk melakukan itu.
Amerika Serikat terbentuk pada tahun 1787 dan terdiri dari 50 negara bagian. Amerika Serikat merupakan sebuah negara Republik Federal yang menganut sistem pemerintahan Presidensiil dimana Presiden berperan sebagai badan esksekutif dan Konggres berperan sebagai badan legislatif. Sedangkan Majelis Tinggi ada di tangan Senat dan Majelis Rendah berada di tangan House of representative (Dewan Perwakilan Rakyat)
Di Amerika Serikat terdapat pemisahan kekuasaan yang tegas antara Legislatif, Eksekutif, dan Yudikatif. Pemisahaan ini terdiri dari pemisahan bagian pelaksana maupun fungsi serta kekuasaan dari badan-badan tersebut yang membatasai satu sama lain dengan menggunakan asas checks and balances yang berarti saling mengawasi untuk menjaga keseimbangan). Sedangkan keadilan ditegakkan melalui Badan Yudikatif atau Mahkamah Agung (Supreme Court) yang bebas dari pengaruh badan Legislatif dan Eksekutif serta menjamin hak-hak kebebasan dan kemerdekaan individu serta menjamin tegaknya hukum (rule of law).
Amerika Serikat melakukan pemilihan Presiden 4 tahun sekali dengan menggunakan sistem electoral votes. Dimana presiden dan wakil presiden dipilih dalam satu paket, seperti yang terjadi di Indonesia. Pemerintah Amerika Serikat bertugas untuk melayani rakyat karena pemerintah memperoleh kekuasaan dari rakyat.
Lebaran atau hari raya Idul Fitri merupakan hari besar yang dinanti-nantikan oleh umat Islam di dunia, karena dihari itu adalah hari kemenangan bagi umat Islam setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadhan. Di Indonesia lebaran sudah merupakan suatu kebiasaan atau adat, dimana masyarakatnya sibuk menyiapkan semuanya, seperti makanan-makanan hari raya misalnya, ketupat, opor ayam, kue-kue kecil dan lain-lain.
Di hari lebaran masyarakat muslim di Indonesiabiasanya melakukan mudik, yaitu orang yang bekerja di luar kota, dan akibat mudik tersebut jalan-jalan di Indonesia macet total. Pada hari lebaran setiap muslim saling bersilaturahmi dan saling maaf-memaafkan kesalahan masing-masing.
Liburan lebaran juga sering dijadikan moment untuk berkumpul dengan keluarga, saudara-saudara, bahkan kerabat jauh. Di hari-hari biasa, biasanya setiap orang sibuk dengan aktvitasnya masing-masing, sehingga jarang berkumpul dengan keluarga atau kerabat, jadi lebaran merupakan hari yang special sekali. Di hari lebaran biasanya bahan-bahan makanan dan sembako harganya melonjak naik, tetapi karena sudah menjadi kebiasaan masyarakat tak menghiraukannya lagi, bahkan membelinya lebih banyak dari biasanya.
Melihat kedaan ini, lebaran memang merupakan hari yang sangat menarik, karena dapat mempengaruhi tatanan hidup masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia dari segi agama, segi sosial, dan budaya, serta segi ekonomi, maka dari itu dalam karya tulis ini akan membahas tentang lebaran di tinjau dari ketiga segi, dalam aspek kehidupan masyarakat Indonesiadan apa dampak terhadap lingkungan kehidupan kita semua.
B.PEMBAHASAN
1 . Segi Agama
Ditinjau dari segi agama jelas lebaran merupakan hari besar agama Islam, setiap muslim di dunia sangat menantikan datangnya hari lebaran. Lebaran merupakan hari kemenangan setiap muslim yang telah melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan (kalender Hijriah). Pada bulan Ramadhan setiap muslim di dunia wajib melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh, pada tanggal 1 Syawal barulah umat merayakan hari kemenangan Idul Fitri yang sering kita sebut dengan lebaran.
Di hari lebaran setia muslim melakukan ibadah shalat Idul Fitri di pagi hari, dan setelah itu mereka berkumpul dengan keluarga masing – masing dan biasa sungkem kepada orang yang lebih tua, lalu kepada semua kerabat-kerabat dekat, setelah itu saling bersilaturahmi ke rumah-rumah tetangga dekat dan tetangga jauh, kadang-kadang kepada orang yang bertemu diperjalanan.
Lebaran merupakan hari yang spesial dimana setiap muslim kembali ke fitrahnya, seolah-olah seperti bayi yang baru lahir ke dunia, dan pada malam lebaran setiap muslim wajib membayar zakat paling lambat sebelum shalat Idul Fitri selesai. Zakat berfungsi untuk mensucikan harta dan hati kita, lalu zakat yang diberikan kepada orang-orang yang tidak mampu atau fakir miskin.
Hari lebaran memang hari yang sangat spesial karena di hari itu. Kita dapat menyambung tali silaturahmi yang mungkin ada yang sudah terputus sekian bulan lamanya. Di dalam Al-Qur'an juga kita diperintahkan supaya kita harus tetap mempererat tali silaturahmi dengan sesama muslim.
Lebaran dan agama sangatlah erat kaitannya, bahkan tidak bisa dipisah-pisahkan satu sama lainnya. Lebaran merupakan hari yang istimewa yang diberikan oleh Allah SWT bagi muslim di dunia untuk dapat merenungkan tetang kesalahan-kesalahan yang telah diperbuatnya.
Setiap muslim memang wajib mengerjakan ibadah puasa di bulan Ramadhan karena hal itu sangat berguna bagi kita semua. Supaya kita dapat menahan segala hawa nafsu yang ada dalam pikiran kita dan lebih meningkatkan lagi ibadah kita terhadap Allah SWT, untuk mendapatkan ampunan, serta hidayah dari Allah SWT. Di hari lebaran setiap muslim dapat merenungkan segala kesalahan – kesalahan atau dosa-dosa yang diperbuatnya dan bisa menjadikan dirinya lebih baik di hari –hari kemarin dan di hari yang akan datang bisa mendapatkan hidup yang benar-benar baik.
2. Segi Sosial Dan Budaya
Di Indonesialebaran sudah menjadi kebiasaan dan sudah menjadi adat istiadat, dimana setiap muslim biasanya merayakan dengan sangat antusias, di hari lebaran banyak hal-hal yang jarang di lihat di hari-hari biasa. Biasanya seminggu sebelum lebaran ruas-ruas jalan di seluruh Indonesia terjebak macet karena dalam lebaran kita akan mengenal budaya mudik atau pulang kampung yang biasanya mudik orang-orang yang bekerja di luar kota.
Di hari lebaran kita juga akan melihat beberapa makanan-makanan khas lebaran misalnya; ketupat, lontong sayur, opor ayam, dll. Bakhan setiap daerah memiliki makanan-makanan khas daerahnya sendiri.
Dari segi sosial lebaran merupakan hari nyang menyatukan setiap orang berbagai kelas sosial, biasanya merka tidak mengenal siapa mereka, mereka tetap saling memaafkan satu sama lainnya, sehingga lingkungan menjadi rukun, aman, dan damai. Tapi ada juga yang kadang yang tak memanfaatkan moment lebaran ini dengan sebaik-baiknya, bisanya mereka mengandalkan imej dan ego mereka sendiri. Sehingga tetap tidak rukun yang sesanya bahkan keluarga mereka sendiri.
Di bulan Ramadhan dan di hari lebaran bisanya anak-anak suka bermain petasan dan kembang api, di pasar-pasar atau warung banyak sekali orang berjualan petasan dan kembang api. Padahal petasan di larang oleh pemerintah karena dapat membahayakan keselamatan tapi mungkin karena sudah tradisi, tetap saja banyak orang yang menjual petasan sembunyi-sembunyi, bahkan ada yang secara terang-terangan. Selain hal tersebut di atas, yang sudah menjadi budaya di hari lebaran adalah memakai baju baru, bisanya anak-anak, tetapi orang dewasa pun tidak mau kalah dengan anak-anak, bisanya orang tua selalu memberikan baju lebaran untuk anak-anak mereka. Katanya sih lebaran tidak meriah tanpa baju lebaran. Budaya ini seakan – akan tidak bisa lepas dari masyarakat Indonesia bisa dilihat banyak pusat-pusat pembelanjaan di kunjungi pembeli.
Budaya lainnya yang kita sering jumpai adalah tradisi salam temple, biasanya anak-anak mengharapkan dari orang tua, saudara-saudaranya yang biasanya sudah bekerja atau biasanya anak yang sudah bekerja memberikan kepada orang tuanya. Selain itu juga biasanya stasiun-stasiun televisi selalu menayangkan acara-acara yang berhubungan dengan bulan Ramadhan dan lebaran. Hal ini sangatlah baik supaya lebaran tetap pada hakikatnya yaitu hari kemenangan bagi muslim di Indonesia, bahkan di seluruh Indonesia.
Satu hal lagi yang sudah menjadi budaya di hari lebaran yaitu yang berziarah ke kuburan keluarga kita, banyak sekali masyarakat yang datang untuk mendo’akan arwah-arwah kaluarganya, bahkan sekarang di Jakarta khusunya banyak sekali jasa-jasa yang mau mendo’akan atau memimpin do’a, biasanya orang-orang itu dari luar kota yang mengais rejeki yang mendo’akan orang yang meninggal.
3.Segi Ekonomi
Ternyata benar bahwa lebaran sangatlah besar pengaruhya terhadap tatanan kehidupan kita, setelah mengkaji dari dua segi yaitu agama dan sosial budaya, sekarang kita akan mengkaji dari segi ekonomi yang menurut saya sangatlah berkaitan dengan dua segi yang telah kita bahas.
Jelas sekali lebaran memang sangat mempengaruhi segi ekonomi, terutama ekonomi negara kita lebaran tidak lepas dari bahan-bahan pokok seperti makanan-makanan, pakaian-pakain baru, yang jelas-jelas berhubungan erat dengan ekonomi. Bisanya di bulan Ramadhan sampai lebaran harga-harga bahan pokok melonjak naik, harga BBM biasanya juga naik, minyak tanah, LPG, dll, Ikut naik. Tapi masyarakat tetap membeli yang harus mereka beli, walaupun harga-harga sangat mahal. Hal ini diakibatkan karena kebutuhan-kebutuhan meningkat di hari lebaran ini. Memang setiap orang tidak mampu membeli kebutuhan – kebutuhan lebaran tetapi mereka tetap menyambut lebaran dengan suka cita walaupun dengan alakadarnya.
Hal ini jelas sekali sangatlah penting dalam lebaran, walaupun hal itu tidak diwajibkan. Dalam segi ekonomi kita membahas hanya seperti ini, karena semuanya sudah kita bahas dalam dua segi sebelumnya yaitu segi agama dan segi sosial budaya.
C. KESIMPULAN
Lebaran memang adalah hari besar umat Islam di dunia. Setiap muslim sangatlah menanti-nantikannya, karena di hari itu kita dapat meleburkan kesalahan-kesalahan yang sudah kita buat.
Lebaran juga sangatlah berpengaruh terhadap tatanan kehidupan kita karena saling berkaitan satu sama lainnya. Dari segi agama, sosial budaya, ekonomi, sangatlah berhubungan sangat erat, bahkan tidak bisa di pisahkan satu sama lain. Semakin jelas bahwa lebaran tidak bisa dipisahkan dengan segi apapun karena lebaran adalah hari yang istimewa yang diberikan oleh Allah SWT kepada tiap muslimnya, jadi kita tidak bisa menyia-nyiakan moment besar seperti ini, kita harus antusias merayakannya.
Obyek wisata tanah lot terletak di Desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, sekitar 13 km barat Tabanan. Disebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tebing ini menghubungkan pura dengan daratan dan berbentuk seperti jembatan (melengkung). Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (sunset), turis-turis biasanya ramai pada sore hari untuk melihat keindahan sunset di sini.
Di sini ada dua pura yang terletak di di atas batu besar. Satu tertelak bener2 di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Bahkan pada hari yang terang (laut tidak berkabut, cerah lah) kamu bisa melihat Pura Uluwatu dari sini. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Sad Kahyangan, yaitu pura-pura yang merupakan sendi-sendi Pulau Bali. Dan Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut.
Menurut legenda, pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang mengembara dari Jawa. Beliau adalah Sanghyang Nirantha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada abad ke-16. Pada saat itu penguasa Tanah Lot, Bendesa Beraben, iri terhadap beliau karena para pengikutnya mulai meninggalkannya dan mengikuti Sanghyang Nirantha.
Bendesa Beraben menyuruh Sanghyang Nirantha untuk meninggalkan Tanah Lot. Beliau menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot beliau dengan kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai (bukan ke tengah laut) dan membangun pura disana.
Beliau juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari ular cobra. Akhir dari legenda menyebutkan bahwa Bendesa Beraben’akhirny’ menjadi pengikut Sanghyang Nirantha.
Disebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tebing ini menghubungkan pura dengan daratan dan berbentuk seperti jembatan, melengkung gitu. Apabila kamu turun ke pantai antara Pura Tanah Lot dengan tebing, maka pada bulan tertentu kamu akan menyaksikan sunset terhebat versi gue. Bola matahari yang berwarna merah akan tepat berada di lobang tebing. Seperti mata yang lelah memandang dunia. Sayang nya pemandangan ini cuman ada pada bulan-bulan tertentu yaitu saat matahari tenggelam condong ke utara.
Dari tempat parkir menuju ke area pura kamu akan banyak menjumpai art shop dan warung makan atau sekedar kedai minuman. Feel free buat belanja. Yang bisa nawar dianjurkan.